Showing posts with label Story. Show all posts
Showing posts with label Story. Show all posts

Friday, December 19, 2008

THE MOMENT

Baru sekarang, saya bisa upload beberapa cuplikan gambar tentang moment besar Bani Tohiroen, yaitu the first gathering. Semoga event ini bisa terus berlanjut, syukur-syukur tiap tahun, dan acaranya juga tambah lama tambah rame. Kalau bisa sih taon depan kita gathering di Bali.. hehehehee..

The Spandoeks of the big moment.. masangnya seru sama Mbak Yanti.. walau kelipet lipet dikit spanduknya setelah dia disiksa di atas mobil, jalan dari Jakarta ke Kediri.. tapi dia tetep berdiri dengan megahnya...
thanks to Mbak Yanti Satriani and Mas Mamang for the great backdrop..


Ini adalah foto Eyang Tohiroen dan Eyang putri Moezamzamah, yang dipasang di awal presentasi. Just for remaind all of us about this great grandfather we have.


Pak Endy, Pak Ansor, Bu Um, Bude Koes, Pak Arif, dan Pakde Roes, duduk bersama, thinking about times, and talk about memories.

Pakde Daroeslan, when opening session, membuka acara dengan meriah...

Papi Effendy baca puisi.. eh bukan.. hehe... tapi sedang baca surat dari Eyang Tohiroen untuk Papi Effendy, saat sedang di Biak. Waktu Den Bagus Adi sedang dan masih di perut Mami Ida..

Pakde Ansor, cerita tentang hidup...


Bude Um, sharing about her father and mother..


Bude Koes, bercerita tentang bagaimana menjadi anak perempuan tertua dengan adik adik yang masih kecil, waktu ditinggal berpulang oleh eyang putri tercinta...


Pakde Har, bercerita tentang masa kecilnya juga... what a life..


Keluarga Pakde Ansor, yang menyempatkan datang dan sharing life also di Kediri..


Presentasinya Mas Antok sebagai jubir keluarga besar Bude Um...

Keluarga besarnya Bude Koes, banyak banget..hehehe..


Mas Irfan pimpin acara buat adik adik kecil.. yang merasa tidak kecil tidak boleh naek.....


Foto mendiang pakde Safuan dan Bude, yang luar biasa..


Mbak Wati sedang memimpin acara presentasi keluarga Daroeslan..


Bos Nanang, yang lagi memperkenalkan anggota keluarga Pakde Hari dari Banjuwangi...



Pak Arief dan Tante Yani, berdua saja, memperkenalkan diri...


Brian, jagoannya mbak Nining sedang main gitar dengan serunya, sebagai opening musical session di Kediri waktu itu... great!!


Foto-foto yang lain menyusul, tapi yang punya foto ayo dong ikutan ditampilkan disini. Biar seru.
Tunggu-tunggu, kayaknya ada yang kurang ya..
Wah.. foto the great Effendy Family is missing!!! Wah, akan segera daku cari kalau begitu..
Hehe...

That was great time together...

windy

KEMERDEKAAN VS PENJAJAHAN

Pada waktu upacara bendera, sang petugas membacakan: UUD negara RI tahun 1945, Pembukaan , Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa, dan oleh sebab itu, maka bla bla bla.......Lha tapi ternyata Bangsa kita telah dipermalukan oleh disintegrasi Timor leste, berarti Timor telah d i j a j a h oleh RI ?? ?. Sabaar, ... sebelum kita masuk tulisan berikutnya kita harus jelas dulu apa itu definisi penjajahan atau "kolonialisme". Penjajahan berarti dikuasainya suatu negara atau suatu sekelompok orang oleh negara asing atau kekuatan lain yang mana kekuatan itu menyebabkan negara yang dikuasainya menderitaa....... Berarti kalo ndak menderita bukan penjajahan? supaya tambah mumet lagi, sekarang penulis mau ngasih cerita sejarah.
Penjajahan Israel: "maka ketegangan semakin memanas pasca serangan roket oleh kaum militan hamas.." kata cnn. "pm benyamin netanyahu menegaskan akan terus membangun pemukiman yahudi....dst" kata koran. Maka pertanyaan penulis sederhana saja: Kenapa sih orang2 yahudi itu mati matian mau njajah tanah palestina? bukankah sudah sangat jelas kalo tanah palestina itu hanyalah gurun pasir gersang? Seandainya orang2 yahudi mau mikir, maka akan lebih baik njajah Indonesia aja, iya to? kan tanahnya subur, hawanya isis, terus....orangnya bodo2, lha tapi kenapa mereka tetep aja ngeyel njajah gurun garing itu? Daripada mumet, sekarang penulis mau njelaskan bahwa sesungguhnya orang yahudi itu adalah bangsa perantau, anggota keluarga mereka tersebar di seluruh dunia dan rata2 suxes dalam hal ekonomi, jadi kira2 seperti keturunan cina di Indonesia gitu lah. Nah, perbedaan antara cina vs yahudi adalah: orang cina masih punya negara, sementara yahudi tidak! sehingga manakala terjadi keruwetan di negara yang mereka tinggali maka akibatnya fatal. Sebagai contoh: peristiwa kerusuhan mei 98, orang cina di Indonesia (masih bisa) melarikan diri ke hongkong. contoh lain lagi: di sampit terjadi huru hara, maka orang madura (tentu saja) pulang ke rumah embahnya di sampang. Lha celakanya orang yahudi mau pulang ke mana cobak? kan negaranya sudah kadung laku mulai jaman nenek moyang! akhirnya mereka hanya bisa pasrah dengan nasip..... Cerita ini bukan omong kosong, jaman perang dunia II hitler ngamuk terus ngadakan holokaus yang memakan korban 6 juta orang yahudi (hiii). Nahh... supaya kejadian itu ndak terulang lagi maka penerus bangsa mereka mulai mikirkan bagaimana cara untuk ngrebut lagi tanah nenek moyang mereka.....
Perang malvinas meletus pada tahun 1982 akibat dari klaim argentina atas kepulauan falkland yang terletak di ujung benua amerika selatan. Negara inggris sebagai penjajah pulau yang sebenarnya tidak berguna itu karuan saja muring2 karena merasa harga diri bangsanya diinjak injak, maka dikirimlah pasukan inggris ke ujung dunia itu dengan segala amunisinya. Argentina tentu saja bukan tandingan angkatan laut inggris itu sehingga dalam waktu relatif singkat pulau kosong itu berhasil direbut kembali oleh inggris dengan kemenangan yang gilang gemilang. Pertanyaannya adalah: apa sih gunanya pulau falkland itu bagi inggris? ...ya ndak ada...., mereka berperang hanyalah untuk mempertahankan HARGA DIRI persis ketika peristiwa 10 nopember 45 di suroboyo. Waktu itu pasukan inggris dengan segala fasiltasnya terpaksa membuang mbuang energi dan waktu untuk berperang melawan BONEK, yaa mau gimana lagi? itulah harga diri
Biarpun negara inggris raya adalah penguasa dengan jajahan tersebar di seluruh dunia toh (ironisnya) mereka tetep ndak bisa ngalahkan negara teangganya yaitu IRLANDIA. Mengapa? karena letaknya yang terlalu dekat itulah yang memudahkan irlandia untuk balik nyerang inggris, sementara wilayah jajahan lain relatif ndak bisa nyerang balik, (lha mau nyerang gimana kalo kapal perang aja ndak punya, mosok mau nyerang pake jukung?). Itulah sebapnya penting untuk diketahui bahwa tempat tinggal campur tempat kerja itu tidaklah terlalu baik, karna begitu ada serangan (misalnya demo karyawan) maka tamatlah sudah. Sekedar mess sih ndak apa2, itu adalah salah satu ilmu hongshui/ fengshui yang dipelajari oleh penulis secara intensif.
Kesimpulannya bahwa yahudi & inggris melakukan penjajahan bukan karna factor ekonomi atau kepentingan sejenis itu, toh mereka sudah kaya dan jenius, logikanya bangsa yahudi telah terseleksi alam waktu jaman perang tempo hari dan hanya menyisakan generasi penerus yang super jenius, faktanya hanya orang yang pinter lari, pinter sembunyi, dan pinter nyamar saja yang bertahan hidup dan meneruskan keturunan. Fakta lain lagi bahwa setiap sholat orang Islam ikut ndoakan bangsa Yahudi! lha kok bisa? bacaan: Kamaa Barokta alaa Sayyidinaa Ibrahim, Waala Ali Sayyidina Ibrahim.....Bukankah bangsa yahudi itu adalah keluarga dari nabi Ibrahim? (Nabi Ibrahim as memiliki 2 putra: 1. nabi Ismail menurunkan bangsa arap 2. nabi Ishaq menurunkan bangsa y a h u d i )
Jadi terlepas dari penjajahan itu tujuannya untuk apa? toh efek sampingnya lumayan menjengkelkan, contohnya adalah "penjajahan" dalam versi lain, yaitu berupa deadline, absen, scedule, bunga bank, dll. Okelah sekarang daripada mumet mikirno penjajahan itu, lebih baik kita berjuang untuk merebut kemerdekaan. Bagaimana caranya? bikinlah bambu runcing sebagai tombak, terus bergabunglah dengan para pejuang, ikutilah khotbah dari bung Tomo. bertahanlah untuk menahan serbuan tentara nica. Jika sampeyan gugur itu lebih terhormat daripada dijajah absen, deadline, apalagi bunga bank,OK?
Salam.....Nanang pejuang 45

**Originally sent by Nanang at Dec 18, 2008

JALAN YANG MEMBINGUNGKAN

Diriku pernah mengalami kebingungan yang celakanya ndak ada seorang pun yang bisa ngasih solusi, makanya tulisan ini aku kasih judul "Jalan yang membingungkan" OK?. Setiap orang dalam hidupnya pastilah mengalami kebingungan alias mumet tapi tergantung apakah mereka bisa ngambil pelajaran darinya apa ndak. Kenapa sih tidak ada orang yang bisa ngasih solusi? karna mereka cumak ngasih petunjuk "tergantung sampeyan to" atau "itu semua adalah hidupmu, tergantung dirimu yang ngambil keputusan". Misalnya jodo: "kamu jangan sampek kawin sama anak itu!" kata bapak/ ibu kita, terus kita ganti nanya "lha terus aku harus kawin sama siapa?" "Yo embuh, pokoke jangan sama anak itu!" berarti jawapan mereka ngambang to, itulah kenapa banyak orang yang terjerumus ke dalam kesesatan yang nyata (kawin lari, bunuh diri, dsb).
Cerita ini terjadi pertengahan 2003 yang mana diriku lagi frustasi karna bangkrut, waktu itu ada laporan dari anak buahku: "mas ada masalah.." "masalah apa?" tanyaku, "keramba yang baru dipasang kemarin hanyut" katanya polos, "APA ! ! " langsung saja kepalaku nyut nyutan seperti kader partai pknn*. Dan yang paling menjengkelkan (bikin frustasi) adalah: orang2 sekeliling kita sebenarnya pinter & suxes tapi ngasih jawapan kayak anak smp jika ditanya "apa yang harus saya lakukan?" lagi2 mereka njawap "yaa terserah sampeyan" kenapa sih mereka kok ndak bisa ngasih jawapan yang agak bermutu? jika diriku jadi mereka pastilah akan njawap: "kamu cocoknya kerja begini.." atau "coba lihat garis tanganmu dulu..." atau "coba gambaren dulu denah rumahmu.." walaupun ndak tepat kan setidak tidaknya itulah jawaban yang ngelegakan hati. Berarti orang2 senior telah suxes tapi tidak tau kenapa mereka bisa suxes? (kebetulan saja suxesnya, buktinya kalo ditanya ndak bisa njawap).
Apakah 10 jalan suxes versi penulis? Jawabannya adalah:
1. Niat
2. Nekat
3. Nasip (bangkrut)
4. Introspexi
5. Belajar (bangkit lagi)
6. Nyari amunisi
7. Serangan sistematis
8. Pertahanan berlapis
9. Mempertahankan kemenangan
10. Menjaga keseimbangan
Darimana penulis mendapatkan 10 jalan ini? didapatkan dari pengalaman sendiri secara otodidak. Okelah kali ini kita tidak mbahas 10 jalan yang membingungkan ini karna pastilah terlalu panjang, tapi cukup yang penting2 saja, perlu diketahui pembaca bahwa jalan 4 - 8 ini bisa berulang sampek berkali2 karna gagal lagi dan lagi. Tapi itu semua tergantung dari kesiapan mental sampeyan iya to? yang lumayan penting disini adalah poin no 6 (amunisi) dan no 8 (pertahanan) yang mana penulis punya ilmu andalan dari negri cina (hongshui) yang mana terserah sampeyan percaya atau tidak, penulis bisa mbaca nasip orang cukup dari denah rumahnya. Intinya penulis memakai rumah tinggalnya sebagai amunisi dan pertahanan (seperti benteng) dalam hal bertempur mencari rejeki. Kenapa hongshui (tata ruang) itu penting? Logikanya rumah kita ini adalah tempat kita berlindung, utamanya dari orang2 ruwet misalnya: salesman, sumbangan, tukang ngemplang, dsb. Lha coba saja seandainya setingkat bos berhadapan langsung dengan tukang sumbangan, "Assalamu alaikum, ada amanat dari pak kyai" terus sang bos cuma ngasih Rp 20 ribu.... kan ndak pantes to, lain halnya seumpama yang njawap cumak satpam: "pak bos lagi keliling, sampeyan ada perlu apa?" atau yang njawap pembantu: "orangnya ndak ada". Okelah masalah hongshui ini akan ditulis lain lagi karna penjelasannya akan sangat puanjaang.
Kelanjutan dari jalan yang membingungkan ini adalah pendidikan seumur hidup atau poin 5 (belajar), kebanyakan orang belajar dalam hidupnya cenderung satu bidang, mengapa? karna orang2 nganggap bidang lain ndak penting, atau bukan urusannya, padahal pemimpin sejati adalah orang yang mengerti (kalo bisa menguasai) banyak bidang sekaligus. Seperti wawancara berikut ini: "Orang2 pemerintahan semuanya maling!" kata sang aktivis, terus penulis nanya: "lha iya, supaya ndak begitu (maling) gimana caranya?" ternyata aktivis ndak bisa njawap, berarti selama ini dia hanya mempelajari ilmu nyalahkan orang lain bukan belajar nyari solusi. Penulis bisa merubah nasip setelah mempelajari bidang yang sama sekali bukan bidangnya. Bidang utama penulis sebenarnya adalah teknik, terus setelah belajar psikologi barulah bisa dapat bojo, setelah belajar jadi sales barulah bisa mulai bisnis, setelah belajar hongshui barulah bisa karir melejit.
Inti dari tulisan ini adalah: jika sampeyan ingin karirnya melejit, maka bersiap siaplah untuk mumet, mengapa? karena yakinlah bahwa ndak ada satupun orang yang bisa njawap secara memuaskan karena mereka cuma mempelajari satu bidang saja dalam hidupnya. So jika sampeyan sudah mumet maka bersiap siaplah untuk tambah mumet lagi karena diriku akan ngasih jawapan versiku sendiri yang ditulis dari kacamata teknik, psikologi, salesman, dan (tentunya) kacamata DUKUN.
Salam...Nanang kader pknn

**ORIGINALLY SENT BY NANANG AT DEC 16, 2008

JAWABAN-JAWABAN

Aku akan njawap dulu pertanyaan dari sodara Mimit yang pernah melihat penampakan dari eyangnya yang telah wafat, menurut pendapat diriku: definisi makhluk goib itu sebenare masih mbingungi, logikanya antara jin, ruh, setan, malaikat, dll, semuanya walaupun beda species tetep aja sulit untuk dibedakan, bagaimanapun masing2 kalo dilihat dari dunia manusia semuanya sejenis, sama2 goib. Jin bisa saja nyamar jadi ruh, setan bisa nyamar jadi malaikat, dst, sehingga jika sampeyan melihat penampakan seseorang yang telah wafat, bisa saja itu ruh, jin ,atau setan. Kan repot kita ndak bisa mengenali nya langsung, kasusnya hampir sama dengan membedakan obat di apotik, antara anti histamin dengan narkoba bedanya dari luar apa cobak? betul ndak bos Adi? Sampeyan kan profesinya drug dealer. Secara umum manusia gampang melihat pe nampakan pada saat fisiknya lemah, misale: sakit, kelelahan, ngantuk, blank, dll. Cara paling tepat adalah dengan memohon perlindungan dari Yang Maha Kuasa!


Diriku mau tanya lagi sama mbak Wati, saya sama sekali ndak meragukan kebenaran dari Al Quran, masalahnya adalah: untuk mengetahui kandungan Al Quran dibutuhkan Tafsir to? Lha namanya aja Tafsir! (berarti masih perkiraan). Kebanyakan petunjuk dari Al Quran adalah berupa kiasan yang mana kita masih harus nyari sendiri maksutnya. Bukti di negara kita saja: agama Islam (sekurang kurangnya) terbagi menjadi dua yaitu NU & Muhammaddiyah yang masing2 punya dasar hukum yang sangat kuat. Terus pertanyaan ku adalah: apakah mbak Wati pernah bergaul dengan aktivis? jika pernah, seberapa kah pendapat mereka diakui sebagai kebenaran? setelah diakui benar apakah itu “kebenaran sejati”? anyway saya senang banget mbak Wati nanggepi tulisanku. tenkyu ferimatch


Terima kasih kepada mas Antok yang memberiku info tentang peternakan ayam tempatku kerja. Diriku sebenarnya pernah dengar dari bapak kalo mas Antok pernah menandai google map. Karna penasaran kubuka sendiri gugelmap tapi ndak ketemu, ternyata namanya selisih, pantes aja ndak ketemu. Di mataku mas Antok adalah sosok orang yang jenius, setiap kali aku mampir ke rumah mas Antok, selalu saja ada inovasi baru di bidang komputer, multi media, dan internet. Jangan berhenti berinovasi mas! Siapa tau mbesok usaha sampeyan menjadi setingkat microsoft. Omong2 diriku mau nanya: apakah virus di facebook itu nular ke linux? soale kupake eee pc linux, kalo sampek eror yaa habis dah susah nginstalnya, soale itu bukan linux biasa.


Diriku mau mbingungkan pembaca sekali lagi! sampeyan semua pernah dengar yang namanya Rukyat to? itu lho untuk menentukan timing hari raya. Per tanyaan nya sederhana saja: kenapa bisa ada perbedaan? kan sudah didukung teknologi canggih? ternyata jawapan nya lumayan ribet, justru karna canggih itu akhirnya ada perbedaaan. Begini penjelasan nya: Cara ngukur Rukyat sebenarnya sederhana: tentukan posisi bulan vs matahari pada saat magrib. Jika matahari tenggelam lebih dulu daripada bulan berarti sudah masuk bulan baru (bulan Arab), sebaliknya jika duluan bulan klelep berarti masih bulan lama. Celakanya antara tanah Jawa vs negeri Arap ada perbedaan waktu, pas diukur di Java masih tanggal 30, beberapa jam kemudian diukur di negri arap ternyata positip masuk tanggal 1.... Terus gimana cobak? hasil kedua pengukuran itu sama2 sah. he he he


Salam........ Nanang tukang nggarai ruwet



**originally sent by Nanang at Dec 7, 2008

ASAL USUL KAPITALISME

Perlu diketahui pembaca bahwa: gemar membaca menurut diriku tidak terlalu benar, lho kenapa? karena setelah diriku belajar nulis, tampak nyata sekali bahwa antara nulis vs mbaca tingkat kesulitannya beda jauuh, logikanya: ndak mungkin semua pemikiran penulis layak untuk dijadikan tulisan, (banyak berbau sara, takhyul, menyinggung perasaan orang lain, dsb) otomatis banyak pemikiran asli yang kena edit dan itu (pastinya) mengurangi bobot originalitas to? Pemikiran ini bukannya tanpa alasan, menurut pendapat dari wartawan senior: dua pertiga dari berita itu pasti tidak akan dimuat. Mengapa? karna kalo nekat dimuat pasti banyak mbikin kekacoan, provokasi, polemik berkepanjangan dsb. Itulah sebapnya banyak orang yang memilih media warung kopi atau pos kamling sebagai sarana meng utarakan pendapat. Jadi kesimpulannya: jangan nganggep orang yang koleksi bukunya sampek satu bufet itu pinter, (sori jangan ada yang tersinggung). Bagi saya yang bener2 pinter itu adalah orang yang telah ngarang buku sampek satu bufet. Itulah sebabnya penulis masih merasa sangat guoblok karena hasil tulisannya masih sangat jauh dari satu bufet.... Nah dalam rangka menuju satu bufet itu sekarang penulis mau nyicil tulisan lagi, dan dijamin ngawur.


Orang2 saling bertanya, kenapa kok barang2 muahal? kenapa pemimpin ndak mihak rakyat? kenapa kriminal ada dimana mana? bagaimana cara mengatasi semua kegilaan yang ndak jelas ujung pangkalnya itu? Sekarang penulis mau ngangkat asal usul peradaban yang ruwet ini, permulaan sejarah ndak jelas tahun berapa, tapi dari petunjuk di Kitab Suci kita bisa ngira2 kapan pertama kali adanya pemerintahan. Tampak jelas sekali bahwa produk kehidupan ini dicetak oleh banyak pemikiran, banyak percobaan, banyak kegagalan, dan semuanya saling ndukung pada tulisan2 ku terdahulu (kebenaran sejati, nyolong terselubung alias korupsi, feodalisme vs demokrasi).


Pada mulanya semua orang di dunia ini bebas merdeka, entah orang2 itu kerjaannya mancing, entah njebol telo, entah menek klopo, pokoke merdeka ndak ada yang nyuruh2. Terus timbullah apa yang disebut dengan “pemerintahan”, entah itu namanya “raja”, entah itu “presiden”, entah itu kepala rampok, entah itu kepala preman, entah apapun itu namanya! yang jelas orang itu adalah “penguasa” atau orang yang paling sakti sendiri. Terus timbul masalah: orang2 yang bebas merdeka alias tarzan2 itu tadi tidak ada yang mau disuruh kerja (tentu saja). Lha disuruh kerja aja ndak mau apalagi disuruh maju perang? Jelas ndak mungkin mau! padahal yang namanya raja ini butuh t e n t a r a . Logikanya begini: kalo raja sampek ndak punya pasukan, apa kena disebut raja? daripada dianggap wong gendeng akhirnya penguasa mulai nyusun rencana.


Maka sang penguasa menyiapkan skenario, yang pertama adalah orang2 dibohongi: “ayo kita mbela kebenaran dan keadilan, kita angkat senjata!”, jika skenario pertama ini ndak berhasil maka dipersiapkan skenario kedua yaitu: pemaksaan alias penodongan “hayo! kalian harus nurut sama aku! kalo tidak nanti kubunuh!”, jika skenario itu masih gagal juga maka dipakailah cara terakhir yaitu: dibuat MELARAT dulu!....caranya? Gampang saja, yang namanya maling diperbanyak, yang namanya rampok diopeni, gunanya apa? supaya orang2 itu melarat..... Lha gimana ndak melarat lha wong semua hasil panen mereka dicolong! Terus setelah orang2 itu kelaparan, raja ngomong begini: “sekarang semuanya ikuto saya, nanti saya kasih makan, saya kasih seragam, terus.... majuo p e r a n g ! nanti yang menang saya kasih m e d a l i ! Te ntu saja orang2 nurut, lha mau gimana lagi? urusan isi perut aja mereka ke bingungan.


Okelah itu zaman purba pake cara gitu, lha terus apa zaman sekarang ndak ada perbudakan? daripada berpendapat ngawur sekarang kita lihat faktanya dulu: Zaman sekarang memang ndak ada budak belian, tapi ada yang disebut dengan bunga bank, ada lagi produk dengan nama “model mentereng cicilan enteng” atau “si gesit irit”. Percaya atau tidak semua produk itu adalah “instrumen perbudakan”, bagaimana mungkin? logikanya begini: dealer dibayar telo pasti marah, pom bensin dibayar gedang pasti ngamuk!, konter hp dibayar klopo pasti muring2. Maunya mereka dibayar KERTAS yang diberi nama UANG, nah disitulah skenario perbudakan dimulai. Kita nyetak uang sendiri ndak mungkin to? (yang nekat nyetak pasti masuk penjara!). Otomatis kita harus manut sama orang2 yang kerjaannya nyetak uang itu tadi. Dengan kata lain kita harus jadi budaknya! Intinya begini: zaman dulu perbudakan itu pake senjata, ternyata zaman sekarang senjata tidak perlu, sekarang kasih aja dengan CICILAN, maka otomatis lah orang2 itu akan mendaftarkan dirinya sebagai “budak”. Sampeyan ndak percaya? lihat aja PJTKI di kota sampeyan! pasti ruame....


Lho kenapa kok ternyata perbudakan masih ada? logikanya begini: uang diciptakan untuk membuat kita tergantung padanya (seperti narkoba), dan kalo sudah tergantung kita akan manut disuruh ngalor ngidul apa katanya orang yang pekerjaannya ngedarkan uang itu. Kalo kita nurut aja, maka bukannya kita tambah kaya tapi akan jatuh MELARAT. Ah mosok sih? penulis punya banyak data sekaitan ini: banyak bank ataupun negara kaya yang suka memberi kita PINJAMAN walaupun sudah jelas kita ndak mungkin bisa mbayar! mengapa? karena kalo sampek macet nanti kita akan jadi budaknya (pada dasarnya uang itu cumak kertas yang nilainya kita sepakati, bahkan cuma bayangan di mesin atm. Sehingga pihak pencetak uang lebih menghargai KERINGAT kita atau aset kita daripada uang itu sendiri). Inti dari keadaan ini adalah: jika seandainya semua orang itu kaya, siapa yang mau disuruh kerja? seperti Malaysia itu, nyari tukang cuci piring aja sulitnya minta ampun!


Itulah sebapnya kebanyakan produk di dunia ini malah menjerumuskan kita untuk semakin meng habiskan uang, lihat aja itu henpon, apalagi mobil. Arahnya jelas: semakin banyak benda yang kita miliki, semakin kita tergantung kepada uang untuk ngopeni barang itu. Sampek pada akhirnya kita bener2 tidak punya kebebasan lagi, kita diuber oleh sesuatu yang bernama: absen, schedule, deadline, overtime, bunga bank, dll. Bukankah itu semuanya identik dengan perbudakan? biarpun tanpa rantaipun kita akan terikat sangat erat, hingga tanpa sadar pola pikir kita pun tercetak hanya untuk kerja dan kerja. Siapa yang paling diuntung kan dalam kondisi ini? para penguasa tentunya, penguasa zaman sekarang id card nya bukan raja tapi KAPITALIS.


Dalam rangka memastikan rencana para kapitalis ini berjalan mulus maka mereka mendirikan fasilitas yang bernama “sekolah”, tujuannya jelas, untuk memastikan supply “budak” tidak akan pernah habis. (Tulisan ini diilhami oleh buku2 karangan Robert T Kiyosaki yang mengajarkan supaya orang2 jangan sekolah) Tampak nyata sekali bahwa skenario para kapitalis ini telah kebablasan, orang yang bahkan ndak ada hubungan nya sama sekali dengan kapitalisme ikut terkena dampaknya (tulisan ini bukan omong kosong, efek dari kapitalisme jelas, yang kaya semakin kaya, yang melarat tambah njejeput.) Orang2 yang terkondisi dengan sistem “sekolahan” akan secara otomatis mendaftarkan dirinya sebagai “karyawan”, sedemikian hebatnya perubahan pola pikir ini sampek2 orang yang bukan termasuk karyawan dianggap hina. Yang lebih parah lagi sampek orang lebih menghargai id card atau “seragam” daripada sekedar uang (pernyataan ngawur ini bukannya tanpa alasan, lihat saja berita di koran2, banyak tentara “gadungan” ketangkep, lho kenapa mereka nyamar jadi tentara? karna saking kepinginnya jadi tentara) yang jelas perubahan pola pikir ini telah begitu jauh sampek orang2 merasa malu sebagai orang “biasa”


Sekarang penjelasan terakhir mengenai kapitalisme ini, bagaimana sikap kita? dalam kenyataan nya sistem ini telah berjalan dari generasi ke generasi sampek dianggap sebagai kebenaran, (itulah sebabnya kebenaran sejati itu sulit, menurut temanku bukan apa atau siapa yang benar, tapi yang penting adalah bagaimana kita mem perjuang kan pendapat kita itu sampek diakui sebagai “kebenaran”. Pendapat ini bagaimanapun juga ada buktinya, contonya waktu kita mbikin tugas akhir atau skripsi, pastinya kita akan di test dihadapan tim penguji to? biarpun hasil analisis kita benar tapi kita kalo kita sampek kalah didepan tim penguji maka sia sia aja kebenaran itu) Intinya adalah kita harus punya sikap sendiri dalam menghadapi kegilaan sistem dunia ini, kapitalisme bagaimana pun daripada ditentang lebih baik kita hidup ber dampingan dengannya. Biarpun kita ini sebagai kuli tapi kita harus punya skenario sendiri bagaimana caranya kita tidak terjerumus dalam sistem itu.


Terus bagaimana sikap penulis terhadap kapitalisme? ya tenang aja, kan penulis termasuk pemalas, bukan pengrajin, otomatis ndak mungkin ada satupun kapitalis yang mau memperbudak diriku ini. he he he


Salam..... Nanang si pemalas


**Originally sent by Nanang at Dec 5, 2008

NYOLONG TERSELUBUNG alias KORUPSI

Mengomentari tanggapan mas Antok dan mas Lukman Nurrafi, bahwa hantu itu begini dan begitu itu terserah anda semua, tapi jika sampeyan menanyakan referensi yaa mohon maap dulu, soalnya kebanyakan dari hasil tulisan2 itu adalah hasil wawancara personal, termasuk dari satpamku yang kemana mana bawa senter (sama pentung tentunya). Mengenai ulah jin menyamar sebagai orang yang sudah meninggal itu memang benar adanya, tetapi arwah yang nyangsang ngalor ngidul juga (bisa saja) ada, logikanya kalo Yang Maha Kuasa menghendaki begitu apa ya ndak mungkin? Soalnya hasil wawancara penulis ke orang2 lumayan mbulet dan ndak jelas jluntrungnya, ada hantu yang bernama wewe gombel, gendruwo, wedhon, banaspati, dan masih sangat buanyak lagi! Penjelasannya begini: kalo nakut nakuti berarti jin, kalo (nyoba) dialog itu (mungkin) arwah. Malahan penulis juga pernah wawancara sama penganut agama Hindu yang percaya dengan adanya reinkarnasi, terlepas kita semuanya ndak percaya akan adanya hal itu, tetep aja kalo diceritakan pasti menarik. Nahh tugas penulis kan untuk menghibur anda semua dengan dongeng dan tulisan ngawur. OK?


Semua sudah pada tahu dengan sepak terjang KPK (kapok pokoke kapok) di tahun ini, percaya atau tidak bahwa penulis sudah meramal jauh sebelum tahun ini (penulis termasuk ahli ramal). Okelah sekarang tidak perlu mbahas apa, siapa, dimana, bagaimana, kapan, tapi pertanyaan yang paling dasar adalah mengapa? (bukan mengapa mereka korup, tapi kenapa korupsi kok baru diobrak abrik tahun ini? padahal sudah lama ada). Terus lagi apa hubungan nya dengan ramalan yang berbau syirik dan klenik? yang jelas tulisan ini bukannya tanpa alasan.


Pada suatu hari sang penulis sedang memanggil salah seorang karyawan kepercayaannya yang mana urusannya sebenarnya sepele: merekrut karyawan baru. Seperti biasa pimpinan (diriku) maunya tau beres, ndak mau pusing. Aku cuma ngomong “tolong carikan aku karyawan baru dua orang” “siap pak” jawapnya. Lha terus apakah saya ndak tahu cerita selanjutnya? yaa pastilah, perintah itu sampek dibawah dibuat ceperan sama karyawan, dia ngomong: “siapa yang mau kerja di situ harap setor sekian!” Itu baru salah satu cara untuk korupsi, belum modus lainnya.


Sementara ada juga kasus lain yang menimpa tetanggaku, terkena audit pusat dan ternyata selisih (jumlahnya “sedikit”, Rp 80 jutaan itupun tidak terbukti secara memuaskan), penulis tidak seberapa jelas sebenarnya mengenai duduk permasalahannya, tapi seperti biasa, imajinasilah yang bekerja. Tetanggaku itu bekerja di PT suri tani pemuka (STP) yang termasuk anak perusahaan Japfa Comfeed. Gara gara kasus itu akhirnya tetanggaku itu dikasuskan terus dipehaka secara tidak hormat, disinilah yang namanya keadilan (dan kebenaran sejati) itu sulit. Antara nyolong beneran atau hilang atau difitnah rekan kerjanya semuanya ndak jelas! buktinya setelah dia keluar kasusnya seperti hilang (lha wong bukti ndak memuaskan).


Dari kasus diatas ini jelaslah bahwa mayoritas pembaca pastinya banyak yang bereaksi negatif (jengkel kenapa pihak yang paling berwenang termasuk pimpinan perusahaan atau sang penulis kok cenderung membiarkan kasus itu begitu saja). Ketahuilah bahwa salah satu seni memimpin orang adalah menghukum orang walaupun sebenarnya bukti2 masih belum cukup, atau sebaliknya membiarkan orang tetap tidak dihukum walaupun bukti2 kuat. Lha mengapa? disitulah bahwa pemimpin (ternyata) harus menuruti kebenaran versi publik (bukan kebenaran sejati) walaupun sangat menyakitkan dan menjengkelkan, lebih2 apabila harus mempertanggung jawapkannya kelak kepada Yang Maha Kuasa.


Daripada jengkel terus lebih baik kita lihat dulu faktanya: pihak perusahaan (STP) sebenarnya tidak menghendaki adanya kasus dalam hal ini, mengapa? karena pastilah buang2 energi! biarpun sampek rame sekalipun tetep aja uangnya sulit kembali. Lha terus yang menjadi masalah adalah: seluruh karyawan yang ada di situ semua sudah kadung tahu! akibatnya mau ndak mau ya dikasuskan sekalian. Soalnya kalo tidak dihukum nanti karyawan lain bakal ikut ikutan nyolong, kan tambah ruwet to? Begitu juga dengan kasus uang sogokan calon karyawan, pimpinan lihat2 dulu, bakal timbul masalah ndak? kalo ndak yaa teruskan aja! kalo seandainya diurek urek malah tambah bikin masalah buat apa diurek urek?


Itulah sebabnya KPK terkesan tebang pilih dalam nangani kasus korupsi, logikanya kalo orang yang pegang setir (misalnya sopir) dikasuskan tanpa merekrut penggantinya dulu, pastinya mobil bakal nganggur to? (kalo dipaksa jalan pastilah nubruk). Contoh extrimnya pak Harto, bisa saja sih dilengserkan, tapi akibatnya negara jadi kacau ndak karu karuan, tul ndak? Omong jeleknya begini: biarpun orang2 dalam perusahaan atau dalam negara semuanya nyolong, selama tidak menimbulkan masalah yaa dibiarkan saja.. Lha terus kok negara membentuk badan Kapok Pokoke Kapok? berarti sudah timbul masalah, mengapa dulunya kok ndak masalah? begini penjelasannya....


Tahun ini (2008) menurut hitungan shio adalah tahun tikus atau tahun KPK, tahun tikus ini kita akan berurusan, entah dengan petugas pajak, entah dengan karyawan kita sendiri, entah dengan LSM, pokoknya dengan siapa? orang2 kecil yang ruwet! Bagaimana kok bisa begitu? begini: yang namanya shio ini sebenarnya takhayull, orang Islam wajib ndak percaya, tapi orang cina percaya dan celakanya mereka pegang perekonomian, mereka kalo mau mbangun pabrik nunggu tahun yang itungane bagus (hal ini hampir sama saja dengan wong jowo, mau kawin aja nunggu bulan haji, padahal semua bulan baik) Perinciannya begini, tahun 2007 adalah tahun babi, peredaran uang luar biasa karena orang cina membelanjakan uangnya dalam waktu yang bersamaan, beralih ke tahun 2008, peredaran uang mulai menyusut karena orang cina (lagi2) menghentikan transaksi, akibatnya jelas, kaum korporat maupun pemerintahan kaget karena peredaran uang menurun drastis. Terus mereka mencari cari kambing hitam penyebab kesulitan itu.


Terlepas dari dongeng itu benar apa ndak, yang jelas penulis tahun ini juga melakukan gerakan bersih2. Orang lama yang sudah bercokol selama 28 tahun tanpa ampun ditendang! Lha kenapa kok nunggu tahun ini kok ndak dari kemaren? jawabannya logika saja, dulu ndak siap, sekarang siap. Hubungannya dengan shio begini: tahun kemaren2 perusahaan tidak punya cukup banyak waktu untuk bikin kasus, misal: tahun babi kemarin (2007) expansi besar2an (uang banyak), tahun anjing (2006) mikirkan kekuatan mesin perusahaan (banyak utang), 2005 kasus itu belum bikin gangguan (tidak ada alasan kuat), barulah 2008 ada keseimbangan antara uang, waktu luang, dan amunisi, pastinya semua kondisi itu (tentu saja) dipengaruhi oleh shio (peredaran uang).


Jadi kesimpulan akhir begini: Korupsi dianggap penyakit kalo menimbulkan masalah, kalo ndak ya dibiarkan saja, Pimpinan (perusahaan dan negara) cenderung tidak mau tau, yang penting jangan sampek ada masalah, KPK dibentuk berarti sudah timbul masalah, Tahun 2008 terjadi gerakan besar besaran karena para pimpinan itu sudah terkena masalah (omzet menurun, karyawan yang ndak uman barang colongan teriak menuntut keadilan). Intinya semua itu ya dipicu oleh timbulnya MASALAH. Lha penulis dalam memimpin perusahaan berprinsip: harus ada masalah, kalo sampek ndak ada berarti orang2 nganggur. Kan dualisme to? jangan sampek ada masalah tapi masalah harus ada! Maksutnya begini: kejarlah masalahmu sebelum dia ganti mengejarmu! jelas to?


Salam .....Nanang Kapok Pokoke Kapok



**originally sent by Nanang at Nov 27, 2008

MANUSIA VS HANTU

Ini adalah jawaban tulisan mas Antok yang katanya ketakutan lewat depan rumah yang penghuninya sudah wafat, menurut pendapat saya kalo pingin ndak takut lagi ya harus menghadapi musuh (hantu) yang lebih serem lagi (misalnya nginep di rumah kosong itu), baru takutnya bisa ilang. Pengalaman penulis bukan omong kosong, setidak tidaknya pernah menginap di tempat super angker tanpa ketakutan sedikitpun! Nah setelah pernah nginep di situ akhirnya tempat lain yang level angkernya belum nutut segitu jadi enteng. Yang membuat diriku sangat ketakutan adalah kejadian /situasi (bukan tempat angker) yang kondisinya dekat2 dengan ajal, misalnya waktu manjat gunung Lawu terjadi badai es (yaa lain kali aku ceritakan dech), sekarang ngomongkan hantu2 dulu.


Kejadian ini terjadi sudah agak lama (2004) yang mana ini klasifikasinya termasuk arwah penasaran (hantu itu sekurang kurangnya terbagi 2 kategori: 1. arwah penasaran 2. jin). Kebiasaan penulis suka explore ke tempat2 exotis (angker), misalnya gua, atau tangga darurat gedung bertingkat, tapi tidak turun..justru malah naik! Biasanya lantai teratas dikunci, tapi kadang tidak, umumnya di lantai teratas gedung banyak mesin2 atau malah helipad, pokoke serem dech. Mau tidak mau akhirnya penulis memasuki wilayah kekuasaan hantu, tapi kali ini bukan tempat exotis, tapi hotel berbintang lima yang mana lantai teratasnya pernah dipake bunuh diri dengan cara loncat indah. Apakah nama hotel itu?....sepertinya pembaca sudah banyak yang tau yaitu hotel Aston Jakarta.


Malam hari diriku ndak bisa tidur, mungkin karena terlalu lelah karena mutar muter Jakarta yang macetnya amit amit, pas nggeletak itulah (kok anehnya) pikiranku terpusat pada atlit loncat indah itu yang bernama Marimutu Manimaren. Lama kelamaan sepertinya nyambung ya.. sekonyong konyong diriku seperti didatengi energi yang ndak kelihatan, sreeeng... rasanya seperti kena medan listrik statis sejenis plastik digosok ke rambut. Instingku langsung paham, wahh ini “orang” nya datang nih. Kejadiannya bener, sepertinya perabot didekatku juga ada yang ikut gerak sampek bunyi “klotak”.Lha terus apa yang dilakukan penulis?...inilah kata kuncinya, jangan panik! waktu itu makhluk yang datang itu langsung aku doakan saja supaya diterima di sisi Tuhan YME. Mungkin pembaca bertanya tanya, seperti apakah tampang dari makhluk itu? jangan nuduh dulu, wujudnya cuma energi yang tidak bertampang, jadinya diriku tidak takut.


Paginya istriku bertanya, “mas yang namanya Shinivasan itu siapa sih” “ya sodaranya Manimaren yang mati itu” jawabku. “Aneh ya, sepertinya semalam aku mimpi kalo kejadian terjunnya Manimaren itu bukan bunuh diri, tapi dibunuh, pelakunya orang suruhan Shinivasan itu. Kejadiannya jelass, seperti langsung di download ke otakku” cerita istriku panjang lebar. Yang aneh, istriku tidak tahu nama Shinivasan sebelumnya, tapi langsung tahu. Hebat ya, hantu itu mungkin punya fasilitas bluetooth hingga bisa upload ke otaknya orang yang masih hidup.


Penulis juga punya tempat angker lain lagi yaitu kandang ayam di Banyuwangi, luasnya saja mendekati 3 hektar! terus yang bikin serem adalah: dulu waktu zaman orde baru ada pembunuhan (petrus) terus mayatnya (2orang) dipendem begitu saja di tanah kandang. Yang mengasyikkan adalah lokasi seluas itu kalo malem ndak ada orang satupun (satpam jaga di luar pager). Selain itu di sebelah timurnya ada bekas orang mati melahirkan tapi diluar pager (mepet). Toh tempat seangker itu penulis masih berani nginep sendirian (tempat nginep disitu berupa kamar triplek yang letaknya terpencil di dalam komplek kandang). Sekarang sih lumayan, ada tempat nginep baru yang letaknya dekat gerbang dengan fasilitas ac + internet speedy.


Terus sekarang kita mbahas tentang klasifikasi hantu, tadi dijelaskan bahwa ada dua yaitu arwah dan jin, Arwah penasaran dibagi lagi menjadi: arwah minta tolong, roh jahat, roh yang eman sama dunia, arwah yang ndak diterima /kesasar, dsb. Jin dibagi lagi menjadi: pesugihan (babi ngepet, tuyul dsb), pasangan (jin yang ditaruh botol terus dipendem), hantu (pocong, sundel bolong dsb). Perlu diketahui bahwa pocong itu termasuk jin bukan roh, lho kenapa? logikanya yang bernama arwah orang mati itu energy nya terlalu lemah sehingga jangankan untuk nakut nakuti orang, untuk komunikasi sama anggota keluarganya saja paling2 bisanya lewat mimpi, lha kalo jin energy nya lumayan cukup untuk nyamar jadi mayat hidup.


Sekarang pertanyaan terakhir, mengapa penulis begitu berani festufes sama hantu? begini: penulis adalah termasuk orang berkarakter pleghmatis (cinta damai) yang mana ciri khasnya adalah selalu tenang dalam kondisi apapun, disisi lain juga punya karakter sanguinis (periang) yang suka pamer, cari perhatian, jadinya dualisme itu saling mendukung kalo pas berada di tempat angker. Logikanya hantu itu bersifat jail, bukan jahat, terus kalo kita dijaili kena, maka mereka tambah seneng lagi untuk njaili kita kedua kali, tiga kali, dst. Fakta lain lagi bahwa di tiap daerah, apalagi di negara lain, hantu itu wujudnya beda2 (di Bali Leak, di Rumania Vampir,di Amerika Poltergeist), mengapa? karena mereka memanfaatkan imajinasi manusia itu sendiri. Menurut cerita satpamku, hantu itu kalau disenter pake flashlight ndak kena, yang tambah terang justru begronnya, kesimpulannya itu hanyalah bayangan (image) di retina kita sendiri (hebat ya, hantu punya fasilitas 3D engine, CGI, bluetooth dsb). itulah sebabnya jikalau siang hari kita ndak mungkin liat hantu.



Makanya jangan takut, kemungkinan mereka menyusahkan kita lumayan tipis. Bagaimanapun kasta manusia sebagai makhluk adalah yang tertinggi dibandung makhluk lain yang manapun. terus cerita yang ada di sinetron2 itu kebanyakan adalah fiktif, mending kek kalo 3D effectnya bagus, lha ini juelek banget malah tambah bikin ketawa bukannya takut. Yang terpenting dari semuanya adalah: bagaimana caranya mengatasi rasa takut? pertanyaan ini hampir sama saja dengan: bagaimana kalau seandainya aku gagal? jawabannya: yang terpenting adalah kita nekat dulu! urusan lain belakangan. Menurut slogan orang terkenal yang aku lupa namanya, dia berkata: sudah jelas bahwa, satu satunya yang perlu kita takuti adalah rasa takut itu sendiri.


Salam........Nanang teman hantu


**originally sent by Nanang at Nov 22, 2008

Friday, November 7, 2008

CERITA MASA SMA

Cerita ini bener2 terjadi waktu saya masih SMA,….saya punya temen cewek,..sebut saja si A. Dia punya kebiasaan sangat buruk, suka memaksa bila minta sesuatu ke teman cowok, kayak preman cewek gitu...ha ha ha. Terlebih kalau dia tau ada cowok yang punya uang,…pasti dia ngotot minta di belikan jajanan saat istirahat main, klo ga dikasih nekat merogoh saku/kantung celana dimana menurut perkiraan dia uang di taruh. Waktu jamanku dulu kan belum musim orang punya dompet, jadi duit hanya di kantongi saja.

Karena kebiasan si A yang buruk itu temen2ku cowok banyak yang jengkel, akhirnya saya dan 2 orang temen cowok sebut saja B dan C membuat kesepakatan ngerjain A. Untuk itu perlu persiapan dari rumah,…B telah melakukan persiapan dengan baik untuk menjalankan misi ini, sampai di sekolah B bilang ke saya dan C telah siap melaksanakan misi he he he.

Misi kita jalankan saat istirahat ke 2…tujuannya adalah saat itu orang sudah cukup lapar dan haus, jadi A klo minta pasti lebih ngotot. Saat istirahat saya sebagai pengumpan,…bilang pada A bahwa saya barusan dibelikan jajanan dan es campur oleh si B, dan kutambahi bahwa si B bawa duit banyak, untuk meyakinkan A, C berperan meyakinkan bahwa dia juga telah dibelikan jajanan oleh B….wah tau ga reaksi si A? Kayak singa ga makan 7 hari dekatin si B,…bilang aku minta duitnya buat beli jajanan. Si B pura2 jual mahal, bilang ga punya duit(padahal memang ga punya duit)…A deketin saya sambil ngomel…bilangnya B punya duit, tapi nyatanya ga punya,…lalu saya bilang pada A,…tadi saya liat B memasukkan kembalian uangnya di saku celana depan sebelah kanan.

Bagai kucing meng endap2 mau menerkam mangsa, A mendekat ke B…dia cari lengahnya B…mendekatinya dari belakang, sebenarnya si B memang sengaja pasang badan, saya dan C mengawasi dari kejauhan. B ga nyangka klo A mendekati dari belakang,…tau2 tangan A langsung merogoh kantung celana depan kanan.

Apa yang terjadi? A wajahnya pucat pasi dan tertegun sejenak,…demikian juga B kaget bukan kepalang….setelah itu A lari terbirit birit sambil teriak2 histeris kayak orang kesurupan masuk dalam kelas. Sampai guru2 di ruangan guru keluar semua cari tau suara gaduh dan menanyakan sebabnya, teman2 dari kelas lain pun juga terheran heran mendengar suara cewek yang begitu dasyat…heboh deh saat itu. Sejak kejadian itu kebiasaan jelek A sudah ga pernah terjadi dan A malu2 bila ketemu si B. Jangan ikut histeris lhoooo…

Tau ga kenapa A jadi histeris? Gini… si B sudah mempersiapkan diri dari rumah, kantong/saku celana depan kanan digunting/jahitanny a dihilangkan dan B dari rumah juga gak pakai CD(maaf),…nah silahkan di perkirakan sendiri apa yang dipegang si A waktu merogoh saku B……..hi hi hi hi..


Boedi



**Originally written by Boedi at Nov 6th, 2008***

Sunday, November 2, 2008

Motivasi Bisnis (2)

Saya sangat setuju dengan Mas Nanang.
Saat sempat diskusi kecil dengan Mas Nanang pas Reuni kemarin, saya sudah dapat langsung simpulkan bahwa yang saya ajak ngobrol saat itu adalah entreprenuer sejati yang selalu melakukan perubahan2 bahkan mungkin "change DNA" Mas Nanang sudah membebaskan belenggu2 untuk meraih keberhasilan dalam pembaharuan. ( Re-code Change DNA - Rhenald Kasali)

Hasil akhir yang dilihat oleh banyak orang dalam membangun bisnis adalah : SUKSES vs GAGAL. Padahal di dalam proses membangun bisnis tersebut banyak sekali pengalaman yang di dapat melebihi nilai uang dari Sukses atau Gagal tersebut.

Meskipun saya bukan bisnisman..(belum... pernah coba-coba dngan modal kecil tapi karena kurang fokus..gagal).. tetapi saya bersyukur saat ini pekerjaan saya sering berhubungan langsung dengan para pelaku bisnis, owner (mostly Etnis Tionghoa) di segala macam industry. Sehingga saat ngobrol selalu saya upayakan untuk dapat menyerap pengalaman yang mereka dapatkan saat jatuh bangun mendirikan bisnis tersebut. Cerita pengalaman yang saya dapatkan langsung dari pelaku bisnis tersebut mudah-mudahan akan sangat membantu saya untuk membangun bisnis sendiri ke depannya.

Masalah kenapa banyak orang yang cari kerja jadi pegawai/karyawan daripada menciptakan lapangan pekerjaan adalah bisa jadi karena kesalahan nenek moyang departemen pendidikan yang mengajarkan sejak kecil kita menjadi konsumtif dan kurang menghargai uang.
Lho.. kok bisa?... Lha iya coba kita ingat... redaksi pelajaran bahasa Indonesia : Andi membantu Ibu belanja ke pasar... kenapa tidak Andi membantu ibu berjualan sayur di pasar.
Waktu liburan Andi pergi ke pantai atau ke gunung... kenapa tidak... Waktu liburan Andi belajar melukis kepada Pelukis dan belajar membuat kue pada Koki Hotel (kan biayanya sama kurang lebih)..

Di pelajaran matematika pun sangat banyak menggunakan kata Membeli daripada Menjual... Secara tidak sadar hal ini sudah membentuk karakter kita dari kecil bahwa membeli itu lebih mulia/baik daripada menjual. Tanpa kita belajar bahwa untuk membeli kita harus mempunyai uang sendiri yang harus kita dapatkan dengan bersusah payah.

Tetapi saat sekarang..sudah mulai banyak perubahan (meskipun agak terlambat).. mulai banyak anak muda yang berbisnis distro, musik, advertising, dll.. semenjak masih di bangku sekolah. Mudah2an virus entreprenuership seperti ini cepat menular sehingga membuat bangsa kita menjadi lebih kuat fundamental ekonominya.

Pengalaman Mas Nanang mungkin harmpir sama dengan saya pada saat memutuskan untuk keluar dari PNS Departemen Keuangan pada tahun 2004 setelah menjalani selama 8 tahun.
Tentunya kemantapan untuk keluar tersebut berkat dukungan istri tercinta dan dari keluarga besar. Padahal saat itu belum ada gambaran akan bekerja dimana atau buat bisnis apa. Belum cacian/celaan, sindirian dari teman dan lingkungan... wis enak dadi PNS kok keluar arep dadi opo... atau ... wis enak nang surgo kok golek neroko....Yang lainnya rebutan pingin dadi PNS kok kamu malah keluar opo gak dosa kowe.....

Tetapi Alhamdulillah karena niatnya Hijrah.. Allah memberikan jalan keluar. Setelah sempat menjalani agen asuransi, marketing HSBC Bank, akhirnya di bidang pembiayaan/leasing sampai sekarang.. Setelah saya pikir2 ternyata ada hikmah di balik saya keluar dari lingkungan Departemen Keuangan... teman2 saya di Depkeu yg sampai saat ini masih berhubungan baik adalah merupakan potensi relasi yang mungkin dapat membantu saya di kemudian hari...

Salut.. utk Mas Nanang. Semoga bisnis peternakan dan KSP dapat menjadi sinergi yang membawa kemaslahatan umat seperti yang dilakukan Muhamad Yunus dengan Grameen Bank nya di India.. Kalau boleh usul mungkin KSP nya diganti badan usaha BMT. meskipun sama2 koperasi tetapi BMT lebih mudah dapat pinjaman dari Bank untk penyaluran kreditnya. Saya ada contoh Anggaran dasar utk pendirian BMT kalau berkenan.

Salam Super Dahsyat !!
wawan

**Originally written by Wawan at Nov 02, 2008***

Motivasi Bisnis

Motivator yang aku baca dari sodara Kurniawan Wawan adalah sangat baguss, membangkitkan semangat, mengingatkan diriku pada masa lalu, masa ketika aku mencari-cari jati diri sebagai pengusaha, disini aku nyoba memotivasi sekaitan dengan cara membangun bisnis, walaupun diriku tidak membangun bisnis dari nol, ternyata tidak mudah juga memulai suatu bisnis, betapapun BANYAKNYA modal dan pengetahuan yang sampeyan miliki! Buktinya aku telah memulai & menjalankan sekian banyaknya usaha yang berbeda-beda walaupun ujung-ujungnya balik lagi ngurusi bisnis keluarga yaitu...ternak ayam.


Beserta tulisan ini saya selaku penulis mengucapkan banyak2 terimakasih kepada mbak Wati Wahyu Kartini beserta mas Irfan karena tanpa literatur dari anda semua sangatlah sulit untuk membuat suatu bisnis berkembang dan maju, karena memulai justru mudah, mempertahankannyalah yang sulit apalagi meningkatkannya. Namun disini penulis mengakui terus terang bahwa modal andalan dalam bisnis adalah hoki alias keberuntungan, dan itu diperoleh dari Tuhan YME. Nah... daripada ngomongkan hoki, yang tidak dapat dipertanggung jawabkan secara ilmiah, lebih baik kita omong2 tentang motivasi.

Pengalaman bisnis sang penulis lumayan nggilani, karena saking banyaknya (atau saking bodohnya),yang pertama: Jual beli mobil (akhirnya berakhir bentrok), kedua ternak lobster (hancur karena ketololan), ketiga menyewakan mobil 4wd ke turis (berakhir karena capek), keempat trading barang tanggulangin (sempat melejit tapi bangkrut juga). Jika sampeyan nanya berapa modal yang habis untuk semua eksperimen tadi?.....jangan ditanya lagi, nominalnya pastilah nggilani, tapi sang pelaku tidak merasa rugi dengan semua kehilangan tadi, karena pelajaran yang paling berharga diperoleh justru dari kejatuhan,bukan dari kesuksesan. Yang jelas, semua eksperimen tadi memakan waktu sampek 5 tahun!...dan imbalan di akhir perjalanan setimpal dengan jerih payahnya.


Asal-usul suatu bisnis,

Semua perbuatan yang dilakukan oleh manusia di mulai dari pikiran, kalo katanya orang Islam dari niat. Bahasa bisnisnya adalah orang mau miskin atau kaya, penyebab nomer satunya adalah pikiran, sementara penyebab nomer duanya adalah omongan alias mulut, Lha koq bisa? begini........... Jika sampeyan mau jadi orang Amerika, maka otomatis yang pertama harus dipelajari adalah bahasa Amerika, Pengen jadi orang India? ya bahasa India, Lha kalo mau jadi orang kaya? ha ha ha...... Itulah sebabnya banyak orang miskin selama duapuluh tahun(!) tetep saja miskin, lihat saja bahasa yang mereka (atau kita) pakai, sadar atau tanpa sadar, bahasa yang kita kuasai adalah bahasa preman, bahasanya maling, bahasanya orang2 ruwet, akhirnya, perkumpulan kita adalah perkumpulan orang2 ruwet, orang2 yang mempengaruhi cara berpikir kita. Itulah sebabnya penyebab nomer satunya adalah pikiran, keduanya omongan, penulis tidak perlu jelaskan lagi.


Biasanya........,

Bangsa kita baru mau terjun ke arah bisnis jika apa? jika sudah benar2 kepepet, akhirnya bisnis bangsa kita adalah bisnis kelas kepepet, contohnya: warung nasi, tambal ban, pabrik kerupuk, dan lain-lain. Sementara bangsa nonpri bisnisnya, perusahaan manufaktur, trading antar pulau, distibusi produk massal, dan sebagainya. Lha koq bisa? karena mereka sejak awal sudah dilatih ke arah bisnis, tidak nunggu kepepet, makanya disini penulis mencoba merubah cara berpikir pembaca yang menempatkan bisnis di pilihan terakhir dan menempatkan seeking job di urutan pertama. Percayalah, walaupun bisnis anda bangkrut dan akhirnya nyari job juga, tetep aja mantan bisnismen dihargai lebih di dunia kerja daripada yang tidak punya pengalaman bisnis samasekali. Penulis punya banyak data sekaitan ini, rata-rata dosen super adalah direktur perusahaan top, rata-rata manajer super adalah mantan bisnisman, mengapa? karena pengalaman mereka yang luarbiasa itulah yang membuat mereka melihat tempat mereka bekerja dari sisi lain, dari kacamata bisnisman, bukan dari kacamata karyawan, dan para pemimpin perusahaan sangat menghargai itu.


Jadi kesimpulannya,

Biarpun sekarang penulis hanyalah seorang pengusaha ternak ayam (warisan lagi) tapi karena pengalaman membangun bisnis sudah kenyang, maka cara memimpin perusahaan sudah jauh melampaui pendahulunya. Kinerja menyangkut tentang manajemen, efisiensi, sumberdaya manusia, dan lain2 sudah ter upgrade secara signifikan (terimakasih kepada Imam Supandi, manajer baru saya yang termasuk bisnisman juga, berani membangun KSP pada usia masih sangat muda yaitu 27 tahun). Dengan kata lain, peternakan ayam ini sebenarnya telah merger dengan sebuah KSP yang memiliki pimpinan dan karyawan masih sangat muda2, otomatis gabungan dua species yang berbeda akan saling sinergis dan menguntungkan. Bagi para pembaca, biarpun mayoritas bani Tohiroen adalah ilmuwan, bukan bisnisman, tetap saja tulisan tentang bisnis pasti menarik dipelajari, siapa saja yang ingin belajar bisnis, silakan hubungi saya


Salam Nanang.........bisnisman nggilani

**Originally written by Nanang at Nov 2, 2008***

Jalan-jalan ke Alam Jin

Kali ini aku akan ceritakan pengalaman mengesankan, yaitu jalan2 ke dunia lain, tolong jangan minta bukti soale kejadian ini entah mimpi entah nyata (?) yang jelas aku still remember dengan jelass sampek sekarang,

Kejadian ini aku alami sudah lama dan TIDAK sengaja dan sudah aku ceritakan ke orang2. Bermula pada suatu hari aku lagi jalan-jalan mejeng, maklumlah still single. rumangsaku saya lagi jalan2 ke pasar tradisional di kota X (sori tidak disebut takut dicoba). Lha koq tiba2 saja alam sekeliling saya berubah tanpa saya sadari.

Saya melihat sekeliling, WOW! kiri kananku ada cewek2 cuakep banget dech, saya sampek heran, lha laopo fotomodel koq dodolan neng pasar? Aku terus aja jalan sambil cuci mata, waw, wuih, amboi! ternyata seorang dari bakul2 tadi ada yang manggil namaku, aku sampek ge er. Kulihat keatas, langit cemerlang tapi hawane suejuk koyok AC!. Cukup lama juga aku bingung tanpa ada jawaban memuaskan.

"Nang, Laopo koen neng kene?" tiba tiba ada seorang temen bertemu denganku, (teman itu aku seperti pernah lihat tapi dimana ya? kayaknya seperti kenal tapi lupa) "Yo gak onok, lagi mlaku-mlaku," jawabku sekenanya. Dia tanya lagi " He Nang, koen iku sadar tha?" "Yo sadar!, marine?" "Sik Tha lah, koen iku sadar ta gak?" rupanya pertanyaan ini membuatku berpikir, "Iyo yo aku iku heran, alam sekelilingku iku koq kari aneh, aku gak tau ngalami ngene". Terus dia njawab sambil tertawa, "koen mao ngetutno uwong iku yo" "Iyo" "Nang, iku duduk uwong Nang, Iku J I N ", Aku terperanjat mendengar statement tadi "Hah! dadi saiki aku neng alam jin??" "Iyo Nang" " Lha terus piye?" "Gampang, koen mao kan eling dalan sing mbok liwati? balenono maneh, ojo sampek kleru"

Langsung saja aku melesat , "iyo iyo, paham wes" kujawab cepet-cepetan.
Dengan lari kesetanan langsung ku melarikan diri, dengan urutan belokan yang tadi aku liwati, "cling!" tiba-tiba saja aku mbalik ke alam dunia! LEGAA rasanya, kulihat belakangku, ternyata tembok! jadi aku tadi berjalan nembus tembok kayak casper, hiiii......... untung bisa mbalik, kalo ndak, lak kawin sama jin!

Waktu sudah malam, padahal saya tadi masuknya siang dan disana cuma sebentar, aneh deh. Terus yang jadi pertanyaan, kenapa jin cewek kok kelihatannya cuakep-cuakep? padahal aslinya nggilani,terus tadi siapa teman yang ngingetin aku tadi? dan bagaimana? siapa? dimana? kenapa? bagaimana seandainya? Ribuan pertanyaan di kepalaku saling menyerbu. Ternyata menurut penjelasan seseorang, aku tadi masuk alam jin ndak sekedar masuk, tapi menyusup ke jasadnya jin, sehingga melihat ke sesama jin seperti orang cuakep (sifat jin lebih mirip binatang, maksute ular cowok kalo lihat ular cewek ya cuakep, buktinya ular kawin), terus orang tadi siapa? katanya sih jin pendampingku yang njaga keslametan.
Terus bagaimana seandainya kalo aku salah jalan?........... nah ini yang agak syerem, Aku bisa saja mbalik ke dunia nyata, tapi bukan tempat asal, bisa aja di tengah laut, di pucuk gunung, atau ditengah hutan. Makanya kalo jalan-jalan jangan suka ngikutin cewek cakep, siapa tau itu jin!........... hi hi hi hi.

Salam............
Nanang petualang alam gaib

**originally written by Nanang at Oct 29, 2008***

Jepang versi Meta

Para sederek dan sedulur sekalian,
Saya pengen sekedar berbagi informasi. Maaf bagi yang sudah baca atau tidak berkenan. Hanya mau sharing. Ada beberapa website
yang ingin sharing di bawah ini.


Terima kasih.

Salam dari Tokyo,
Meta

**Originally written bu Meta Astuti at October 29, 2008**

How to Pursue your Destiny in Love Story...

Halo para pembaca Bani Tohiroen News,

Basa-basi dulu, yang terjadi dengan Dowi itu benarr adanya tapi aku menambah hasil wawancara itu dengan otak kanan (mungkin kwalik) yang pasti imajinasiku lumayan he he.......Kali ini aku menanggapi tulisan sodara Mimit tentang cara cari cewek. Tulisan yang ini asli pengalamanku sendiri bumbu imajinasinya dikit aja. Targetku pembaca BTN terpancing untuk nulis juga.

Menurut kurikulumnya mbak Yanti bahwa jodoh itu harus bersifat kwalik, maksute secara psikologi uwong karakter sanguinis harus mbojo dengan uwong melankolis supaya imbang, bocah koleris harus pasangan karo pleghmatis. Bahasa ndesonya, orang diam harus kawin sama orang rame begitu. Nah ndek situ itu masalahee. Sifatku campuran sanguinis + pleghmatis (wis guyon thok, males pisan) apes deh...Otomatis nyari bojo orang melankolis + koleris adalah usaha mustahilll. Karena calon bojo specs kayak gitu ndak mungkin aku jumpai di atas jukung, apalagi ndek dasar laut....menyerah? nanti dulu

Pengalamanku ini terjadi di mall kira2 sembilan tahun yang lalu waktu aku sik bujang. Misiku satu..... nyari cewek! persetan dengan ajaran psikologi. Waktu itu satu-satunya mal di Banyuwangi city adalah Wijaya, yang sekarang menggik mentuol dihajar Indomaret alias si domar. Nyari cewek hanyalah modal dengkul karo abab, is ez when u know how. Di kafe mal ada 3 cewek ABG lagi ngobrol ngalor ngidul terdeteksi oleh sensorku. Diriku lagi bersama cowok juga, tapi penakut. Singkat kata neckadmann beraksi kembali. Dengan izin teman2 kuberanikan ikut campur ke gerombolan ABG tadi......

Apa yang terjadi? ternyata cewek2 tadi ndak ngreken diriku samasekali!! Lha terus gimana? mau mbalik lagi malu, diteruskan target ndak mungkin tercapai. Solusinya, kuputar otakku sampek rpm maximum hingga dapat ide gendeng. Aku pura-pura saja masuk obrolan mereka walau bahasanya aku ndak nyambung. Cukup lama juga aku pura2 ketawa dan pura2 serius. Kawan2 pun terkagum2 lihat "keberhasilanku" mendapatkan cewek (idih malu deh). Lumayanlah daripada sudah nggak berhasil diketawain teman lagi.

Akhirnya biarpun pulang dengan tangan kosong kudapat pengalaman yang tak terlupakan, indeks keberanian ngadepi cewek meningkat beberapa poin daripada sebelumnya. Kubongkar rahasiaku tadi pada teman2 dan ngakaklah mereka semua. Dan ternyata jodoh itu memang di tangan Yang Maha Kuasa, tapi Dia juga melihat usaha kita dulu donk. Jodohku ternyata teman sekelasku sendiri dan ndak pake cara malu-maluin kayak tadi. Karakternya melankolis walau bukan koleris, jadi lumayan matchinglah. Jadi buat para pembaca, pengalamanku ini jangan dicoba ya? memalukan. Please dont try this at home!

Salam.... Nanang Neckadmann


**Originally written by Nanang at October 27, 2008

Temenku Si Dowi

Aku punya teman bernama si Dowi, yang pekerjaannya menyelam di laut. Dia menyelam ndak sekedar cibang-cibung tapi sambil nyari ikan dengan "phaser" yaitu panah khusus selam yang busurnya seperti senapan dan anak panah dari stainless steel dengan pelontar karet. Rangkaian busur + panah bisa mencapai panjang 2 meter! Tidak heran dengan sekali hantam bisa menjebol ikan mungsing alias hiu. Tapi semudah itukah hiu itu mati? beginilah jalan ceritanya...

Pada suatu hari Dowi dengan pasukannya yaitu gerombolan anak Mandar (Mandar adalah kawasan di Banyuwangi dengan penduduk suku Bugis). Mereka menjalankan misi mencari ikan, Singkat kata si Dowi sudah njebur dengan senjata lengkap, kira-kira 15 menit kemudian hasil buruan sudah dapat sepuluhan ekor, rata-rata berat 3 kg, selesai? tidak... Waktu nyelam ditentukan dari capek atau tidak, bukan dari hasil panen. Setelah meletakkan hasil tembakan, Dowi seeking lagi, benar saja, tiba-tiba ikan nongnong alias giant trevally dengan size sepuluhan kilo muncul didepannya,.....phaser yang sudah terkokang diarahkan, menunggu waktu yang tepat trigger ditarik, "PLASH" maka tembuslah punggung ikan nongnong oleh batang stainless kaliber 3 mm.... Apa yang terjadi agak di luar dugaan, ternyata ikan nongnong belum mati walau punggungnya tertembus phaser! Maka dimulailah pertarungan babak 1 Dowi vs ikan nongnong. Sang ikan berusaha sekuat tenaga melepaskan diri, sementara Dowi berusaha meraih ekor ikan nongnong untuk mencegahnya berenang... Tidak mudah memang, badan ikan juga ekornya dipenuhi lendir amis untuk melumasi sisiknya. Kedua petarung itu sempat berjibaku lima menitan sampai akhirnya..... ada ikan mungsing. Ukuran mungsing itu kira-kira satu setengah meteran dengan gigi seperti bandsaw, hiiiii

Rupanya mungsing itu tertarik dengan aroma darah yang merasuk ke hidungnya, babak kedua pun bertambah seru. Ikan mungsing berusaha merebut ikan nongnong yang kecantol di phaser Dowi. Sang pemburu yang hampir kehabisan oksigen tidak menyerah begitu saja. Setelah terseret seratus meteran ikan mungsing itu mulai tidak sabar, digigitlah tangan Dowi yang sedang memegang senjata. Terlepaslah ikan nongnong beserta anak panah serta busur yang terikat padanya. Rupanya ikan mungsing tidak tertarik dengan daging manusia, buktinya setiap ada korban di laut selalu utuh walau berjam-jam.

Dengan tangan terluka Dowi mentas ditolong teman-temannya diatas jukung, yah mau gimana lagi, ikan hilang, phaser melayang, untung nyawa tidak. Yang jadi pertanyaan, bagaimana mungkin Dowi begitu tenang festufes musuh mungsing? belum lagi bagaimana caranya me-manage oksigen begitu lama di dalam laut? Ternyata ikan mungsing itu menyerang manusia jika dan hanya jika kepepet alias keluwen, bagaimanapun mangsa lain masih banyak, di tivi bahaya mungsing terlalu diblow up seperti flu burung. Dan satu lagi ternyata Dowi itu sepertinya mutant, paru-parunya bisa mengabsorp o2 dari air laut! kayak Xmen. Boleh percaya boleh tidak, tapi Dowi sekarang ini (26 Oct 08) masih hidup untuk menceritakan pengalamannya pada sampeyan semua.

Salam..... Nanang tukang ndongeng

Originally written by Nanang at Oct 26, 2008

My Soulmate Ratna

Cerita Hati Mas Antok soal soulmatenya, Ratna :

Kalo kucing cuma pindah rumah mah biasa...hehe..

Ratna pindah rumah juga sudah 3x
Sewaktu di Bandung traveling ke Jakarta, Yogya, Solo, Surabaya, Semarang.
Udah pernah juga naik bis malam, kereta api n mobil jenazah.

Di Bandung statusnya sama ama aku,anak kos, sama-sama bayar katering ke juru masak. Suatu ketika dia ketahuan baru turun dari gardan mobil ibu kos. Karena mobilnya baru masuk halaman rumah berarti dia udah keliling Bandung di atas gardan.

Di perjalanan pulang ke Bandung dr Surabaya sehabis lebaran, dia sedang ikut sewaktu kami kecelakaan lalu lintas di Demak, ke Semarangnya kami naik mobil jenazah yg kebetulan lewat tengah malam itu. Nginep 2 minggu di kompleks militer Jl. Kesatrian, nunggu mobil diperbaiki di bengkel. Di Semarang Ratna juga sempat hilang. Karena aku nginep di rumah komandan, yang nyari seluruh tentara dan keluarganya yang tinggal di barak. Bayangin barak segitu besarnya dipenuhi tentara hilir mudik nyari seekor Ratna.

Di Surabaya sempat hilang juga, terpaksa ngirim selebaran yang ada fotonya ke seluruh tetangga.

Itu semua dialaminya dalam keadaan buta, yg dialaminya sejak umur 3 bulanan.
Sekarang dia udah uzur, 19 tahun lewat, nggak berani lagi naik tangga. Kerjaannya makan n tidur melulu. Biar buta selalu menjaga kebersihan, kalo malam pipis n bab nya di lubang pembuangan air kamar mandi.

Ratna... I lov u so much.


originally written by Catur SP - Antok at Oct 20, 2008

LIA AFIF ONLINE BOUTIQUE

REUNI AKBAR SMA 2 JOMBANG ALUMNUS 91-95

REUNI AKBAR SMA 2 JOMBANG ALUMNUS 91-95
Pusat Informasi Reuni Akbar SMA Negeri 2 Jombang Alumnus 1991-1995 bulan September 2009 di Jombang

About Me

Followers

Akhirnya